Pengaruh Birth Ball Terhadap Lama Persalinan Kala I Fase Aktif Pada Primigravida
DOI:
https://doi.org/10.47134/inhis.v3i2.74Keywords:
Birth Ball, Kala I, Persalinan, PrimigravidaAbstract
Latar belakang: Lama persalinan kala I pada primigravida mempunyai durasi yang lebih lama daripada multigravida. Semakin lama proses persalinan, ibu bersalin akan merasakan kelelahan yang dapat mengakibatkan kontraksi uterus yang tidak adekuat, akibatnya akan terjadi persalinan yang memanjang, peningkatan distres maternal, dan peningkatan resiko perdarahan postpartum yang menyumbang angka kematian ibu. Upaya fisiologis yang bisa dilakukan selama persalinan kala I, yaitu salah satunya adalah dengan memberikan intervensi birthing ball. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh birthing ball terhadap lama persalinan kala I fase aktif pada primigravida. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasy experiment. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 34 responden yang terdiri dari 17 responden kelompok intervensi dan 17 responden kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan partograf, kemudian data dianalisa menggunakan uji statistik Independent Samples T-test. Hasil: Pada kelompok intervensi birthing ball didapatkan hasil rata-rata lama persalinan kala I fase aktif selama 204,18 menit (3 jam 24 menit), dan pada kelompok kontrol selama 252,35 menit ( 4 jam 12 menit). Hasil analisa data didapatkan nilai p value sebesar 0,019 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata lama persalinan kala I fase aktif pada kelompok intervensi birthing ball dan kelompok control. Kesimpulan: Terdapat pengaruh birthing ball terhadap lama persalinan kala I fase aktif pada primigravida.
Background: The duration of the first stage of labor in primigravidas is longer than in multigravidas. The longer the labor process, the more the mother in labor will feel tired which can result in inadequate uterine contractions, resulting in prolonged labour, increased maternal distress, and an increased risk of postpartum hemorrhage which contributes to maternal mortality. One of the physiological efforts that can be carried out during the first stage of labor is by providing birth ball intervention. Objective: To determine the effect of the birth ball on the length of labor in the active phase of first stage in primigravida. Purpose: To determine the effect of the birth ball on the length of labor in the active phase of first stage in primigravid. Methods: This research uses a quasi-experimental research method. The sampling technique used purposive sampling technique with a total sample of 34 respondents consisting of 17 intervention group respondents and 17 control group respondents. Data were collected using observation sheets and partographs, then the data were analyzed using the Independent Samples T-test statistical test. Results: The first stage of labor in the active phase was 204.18 minutes (3 hours 24 minutes), and in the control group it was 252.35 minutes (4 hours 12 minutes). The results of data analysis showed that the p value was 0.019 < 0.05, so H0 was rejected and Ha was accepted, meaning that there was a significant difference between the average length of labor during the first active phase in the birth ball intervention group and the control group. Conclusion: There is an effect of the birth ball on the length of labor in the first stage of the active phase in primigravida.
References
Andarwulan, S., & Hakiki, M. (2023). Effektivitas Birth Ball pada Ibu Primipara terhadap Persalinan Kala Dua. Oksitosin: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 10(1),14-21. Available on :https://doi.org/10.35316/oksitosin.v10i1.1665
Anuhgera, D. E., Ritonga, N. J., Sitorus, R., & Simarmata, J. M. (2021). Penerapan Birth Ball Dengan Teknik Pelvic Rocking Terhadap Lama Persalinan Pada Kala I Fase Aktif. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi(Jkf), 4(1),70-76. Available on: https://doi.org/10.35451/jkf.v4i1.837
Astrika, G., Panggayuh, A., & Mardiyanti, T. (2019). Pengaruh Birth Ball Terhadap Lama Kala I Fase Aktif Pada Primigravida Di Pmb Yulis
Indriana, Malang. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 8(2), 164-175. Available on: https://doi.org/10.31290/jpk.v8i2.1021.
Cohen, S. R., & Thomas, C. R. (2015). Rebozo technique for fetal malposition in labor. Journal of Midwifery & Women's Health, 60(4), 445-451. Available on: https://doi.org/10.1111/jmwh.12352
Darma, I. Y., & Abdillah, N. (2020). Penerapan Teknik Active Birth Menggunakan Birth Ball Terhadap Kemajuan Persalinan Kala I Pada Ibu Bersalin. JIK Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 160-164. Available on http://dx.doi.org/10.33757/jik.v4i2.335
Dina, K. F., Altika, S., & Hastuti, P. (2023). Hubungan Terapi Birth Ball Dengan Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif Pada Ibu Primigravida Di Klinik Pratama Lidya Sifra Kudus. Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health), 14(1), 35-41. Available on : https://doi.org/10.52299/jks.v14i1.149
Dinas Kesehatan Provinsi NTB. ( 2021 ). Profil Kesehatan Provinsi NTB Tahun 2021. Mataram : Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB.
Hau, W. L., Tsang, S. L., Kwan, W., Man, L. S. K., Lam, K. Y., & Ho, L. F. (2012). The use of birth ball as a method of pain management in labour. Hong Kong J Gynaecol Obstet Midwifery, 12(1), 63-68. Available on: https://hkjgom.org/home/article/view/125
Heriyana, H. (2021). Pengaruh Birth Ball Terhadap Lama Kala 1 Fase Aktif Pada Ibu Primigravida Di Pmb Hj. Srikandi, Skm., M. Kes Kabupaten Way Kanan (Doctoral dissertation, Poltekkes Tanjungkarang). Available on:http://repository.poltekkes- tjk.ac.id/id/eprint/22
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Indonesian Health Issue

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.