Pengaruh Training Foot Care Terhadap Kejadian Ulkus Kaki Diabetik Pada Pasien Diabetes Melitus

Authors

  • Anggraini Puspita Ayu Poltekkes Kemenkes Mataram
  • I Gusti Ayu Sri Pudja Warnis Wijayanti Poltekkes Kemenkes Mataram
  • Mas'adah Poltekkes Kemenkes Mataram

DOI:

https://doi.org/10.47134/inhis.v3i1.59

Keywords:

Diabetes Melitus; Ulkus Kaki Diabetik; Foot Care

Abstract

Diabetes melitus turut dipengaruhi berbagai komplikasi, salah satunya ulkus kaki diabetik. Kondisi ini jika berlangsung lama dan tidak dilakukan penatalaksanaan dengan baik, akan terinfeksi bahkan mengakibatkan amputasi. Penanganan sebelum terjadinya ulkus kaki diabetik adalah training foot care, mencakup mengetahui cara mencuci kaki, memotong kuku, dan cara pemakaian lotion yang benar. Hal tersebut efektif dalam mencegah terjadinya ulkus kaki pada pasien diabetes melitus. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh training foot care terhadap kejadian ulkus kaki diabetik pada pasien diabetes melitus.Metode penelitian ini menggunakan metode rancangan pre eksperimen (pre- experimental design) one group pretest-posttest. Populasinya adalah pasien diabetes melitus yang berkunjung di Puskesmas Gunungsari dengan sampel berjumlah 34 orang, dengan metode purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisoner, skrining inlow’s 60-second diabetic foot screen tool, dianalisa menggunakan Uj Wilxocon Singed Rank Test.Hasil penelitian menunjukkan terjadi perubahan skor  skrining diabetic foot terhadap kejadian ulkus kaki diabetik setelah diberikan training foot care dengan hasil uji statistik nilai ρ value = 0.00 < α = 0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima dan dapat disimpulkan da Pengaruh Training Foot Care Terhadap Kejadian Ulkus Kaki Diabetik Pada Pasien Diabetes Melitus.Disarankan menjadikan tiga elemen foot care yang diteliti sebagai rutinitas harian.

Diabetes mellitus is also affected by various complications, one of which is diabetic foot ulcers. If this condition lasts for a long time and is not managed correctly, it will become infected and even lead to amputation. Handling diabetic foot ulcers is foot care training, which includes knowing how to wash feet, cut nails, and use lotion correctly. It is effective in preventing foot ulcers in patients with diabetes mellitus. The purpose of this study was to determine the effect of foot care training on the incidence of diabetic foot ulcers in patients with diabetes mellitus. This research method uses a pre-experimental (pre-experimental design), one-group pretest-posttest. The population is diabetes mellitus patients who visited the Gunungsari Health Center with a sample of 34 people using a purposive sampling method. Collecting data using a questionnaire, screening inlaw's 60-second diabetic foot screen tool, analyzed using the Wilxocon Signed Rank Test.

The results of the study show there is a change in the diabetic foot screening score on the incidence of diabetic foot ulcers after being given foot care training with statistical test results value = 0.00 < = 0.05, which means H0 is rejected. Ha is accepted, and it can be concluded that the Effect of Foot Care Training on the Incidence of Foot Ulcers Diabetics in Diabetes Mellitus Patients. It is recommended to make the three elements of foot care studied as a daily routine.

References

American Diabetic Assosiation (ADA). (2013). Diagnosis And Classification Of Diabetic Mellitus. Diabetes Care, 36:67-74.

Arifah, N. (2018). Pengaruh Program Training Foot Care Terhadap Perilaku Perawatan Kaki Diabetes Melitus Anggota Prolanis Puskesmas Kasihan Ii.

Arianti, Yetti, K., & Nasution, Y. (2015). Hubungan Antara Perawatan Kaki dengan Risiko Ulkus Kaki Diabetes di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Muhammadiyah Journal of Nursing, 2008, 9–18.

Boulton, A.J.M., Kirsner, R.S., Vileikyte, L. (2004). Neuropathic Diabetic foot ulcers.NEJM. 351: 48-55

Canadian Association of Wound Care. 2004. 60 Second Diabetic Foot Screen Screening Tool.

Dafianto, R. (2016). Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Risiko Ulkus Kaki Diabetik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Jelbuk Kabupaten Jember.

Derek, M., Rottie, J., & Kallo, V. (2017). Hubungan Tingkat Stres Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii Di Rumah Sakit Pancaran Kasih Gmim Manado. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 5(1), 105312.

Dewi, A. 2007. Hubungan Aspek–Aspek Perawatan Kaki Diabetes Dengan Kejadian Ulkus Kaki Diabetes Pada Pasien Diabetes Mellitus. Jurnal Mutiara Medika. Vol. 7 No. 1:13-12.

Dramawan, A. (2017). PERAWATAN KAKI DAN RISIKO ULKUS PADA PASIEN DIABETES MELLITUS. Keperawatan, 1(1), 99–117.

Hastuti, R. T. (2008). FAKTOR-FAKTOR RISIKO ULKUS DIABETIKA PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS. Tesis, 1–167.

Indonesia, U., & Diani, N. (2013). Pengetahuan Dan Praktik Perawatan Kaki Pada Klien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Kalimantan Selatan Tesis.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

KEMENKES RI. (2019). Hari Diabetes Sedunia Tahun 2018. Pusat Data Dan Informasi Kementrian Kesehatan RI, 1–8.

Mahfud, M. U. (2012). Hubungan Perawatan Kaki Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Kejadian Ulkus Diabetik Di RSUD Dr. Moewardi. Universitas Muhammadiyah Surakarta, 5.

May, K. (2008).Preventing Foot Ulcers. Aust Prescr, 31:94-6.

Nugroho, K. P. A., Kurniasari, R. R. M. D., & Noviani, T. (2019). Gambaran Pola Makan Sebagai Penyebab Kejadian Penyakit Tidak Menular (Diabetes Mellitus, Obesitas, Dan Hipertensi) Di Wilayah Kerja Puskesmas Cebongan, Kota Salatiga. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 15–23. Https://Doi.Org/10.34035/Jk.V10i1.324

Notoatmodjo, S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Nursalam. 2005. Metodologi Penelitian Keperawatan Pendekatan Praktis. Jakarta: Salemba Medika

Nursalam. 2016. Konsep Dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika

Nursalam. (2017). Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis Edisi 4. Jakarta: Salemba Medika.

Oktorina, R., Wahyuni, A., & Harahap, E. Y. (2019). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan Ulkus Diabetikum Pada Penderita Diabetes Mellitus. Real In Nursing Journal, 2(3), 108. Https://Doi.Org/10.32883/Rnj.V2i3.570

Pencegahan, P. D. A. N., & Indonesia, D. I. (2015). Pengelolaan Dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Indonesia 2015.

Purwanti, L. E., & Maghfirah, S. (2016). Faktor Risiko Komplikasi Kronis (Kaki Diabetik) Dalam Diabetes Mellitus Tipe 2 Lina Ema Purwanti*, Sholihatul Maghfirah*. 7(1), 26–39.

Mahfud, M. U. (2012). Hubungan Perawatan Kaki Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Kejadian Ulkus Diabetik Di RSUD Dr. Moewardi. Universitas Muhammadiyah Surakarta, 5.

Riskesdas, K. (2018). Hasil Utama Riset Kesehata Dasar (RISKESDAS). Journal Of Physics A: Mathematical And Theoretical, 44(8), 1–200. Https://Doi.Org/10.1088/1751-8113/44/8/085201

Riwidikdo, H. 2012. Statistik Kesehatan. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press

Setiadi, 2007. Konsepdan Penulisan Riset Keperawatan. Cetakan Pertama. Graha Ilmu: Yogyakarta.

Sugiarto. 2001. Teknik Sampling. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Alfabeta, cv. Bandung.

Tambunan, M. 2011. Perawatan Kaki Diabetes, Dalam : Soegondo, S., Soewondo,P., Subekti, I., Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terpadu. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Tarwoto, Ns, S. Kep. M. K. Dk. (2011). Keperawatan Medikal Bedah Gangguan Sistem Endokrin. Jakarta:Team.

Downloads

Published

2024-02-28

How to Cite

Ayu, A. P. ., Wijayanti, I. G. A. S. P. W., & Mas’adah. (2024). Pengaruh Training Foot Care Terhadap Kejadian Ulkus Kaki Diabetik Pada Pasien Diabetes Melitus. Indonesian Health Issue, 3(1), 44–59. https://doi.org/10.47134/inhis.v3i1.59

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.